Tampilkan postingan dengan label 1994. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1994. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2017

My So-Called Life - Winnie Holzman


Judul Serial
:
My So-Called Life
Jumlah Episode
:
19 Episode
Pencipta
:
Winnie Holzman
Aktor
:
Claire Danes, A.J. Langer, Wilson Cruz, Devon Odessa, Jared Leto,
Devon Gummersall, Bess Armstrong, Tom Irwin, Lisa Wilhoit
Rumah Produksi
:
ABC Productions & The Bedford Falls Company
Waktu Tayang Asli
:
25 Agustus 1994 – 26 Januari 1995




My So-Called Life berisi kisah berlatar suatu kota di Amerika tahun ‘90an tentang pergulatan remaja dengan persahabatan, cinta, identitas, dan sosok orang tua dalam hidupnya, dan pergulatan orang dewasa dengan cinta, arah hidup, dan hubungan dengan anaknya.

Angela Chase (Claire Danes) adalah tokoh remaja utamanya. Dia adalah seorang gadis yang introspektif. Saking introspektifnya malah terkesan dia terkurung dalam dunianya sendiri yang didominasi oleh rindu dendamnya pada Jordan (Jared Leto), kegelisahannya atas hubungan dia dan orang tuanya, dan ketanpaarahan hidup remaja seumurnya. Sepanjang serial dialah tokoh yang sekalipun sempat terguncang selalu kembali ke kepribadiannya yang semula, yang kelewat introspektif dan terfokus pada diri sendiri.

Angela memiliki dua sahabat: Rayanne Graff (A.J. Langer), gadis ceriwis yang dandanannya sangat mencolok –mengingatkan pada gaya busana Janis Joplin— dan memiliki masalah dengan alkohol dan narkotika; dan Enrique ‘Rickie’ Velazquez (Wilson Cruz), pemuda biseksual pesolek yang lebih suka nongkrong di WC perempuan bersama Rayanne dan Angela. Berbeda dari Rayanne yang ceplas-ceplos dan suka bersikap seenaknya terhadap siapa pun, Rickie lebih bisa menjaga sikap, seperti yang bisa dilihat tiap kali mereka main ke rumah Angela. Rayanne berbicara dan bertindak sesuka hatinya di hadapan orang tua Angela, sedangkan Rickie bersikap lebih hormat terhadap mereka. Pada kesempatan-kesempatan tertentu Rickie dan Rayanne tampak seperti dua kutub di samping Angela.

Sebelum bergaul dengan Rayanne dan Rickie, Angela bersahabat baik dengan Sharon (Devon Odessa). Mereka bersahabat baik sebagaimana ibu mereka bersahabat baik. Setelah Angela sering bergaul dengan dua orang itu, kedekatan dia dan Sharon jatuh bangun. Sharon sendiri kemudian menjadi anak populer di sekolahnya, yang salah satunya ditandai oleh keaktifannya dalam tim pemandu sorak dan kegiatan-kegiatan ekskul lainnya. Selain itu, Sharon sering berseteru dengan Rayanne karena (salah satunya) Angela. Lewat beragam cara yang seringkali tersirat, Sharon menjadi pengingat tiap kali Angela diajak melakukan kenakalan-kenakalan oleh Rayanne.

Ada dua lelaki sepantaran yang berulang muncul dalam hari-hari Angela: Jordan dan Brian (Devon Gummersall). Jordan adalah kecengan dan kemudian sempat jadi pacar Angela yang hanya sedikit sisi hidupnya yang ditampilkan sepanjang serial. Hanya bahwa dia punya pembawaan yang kalem, seorang anak band, tidak asing dengan kenakalan-kenakalan remaja (minum-minum, berpesta, berhubungan seks, dst.), dan seorang disleksik. Pada kesempatan-kesempatan tertentu sikapnya yang kalem malah memberikan penekanan atas ketidakpekaannya terhadap perasaan Angela, seperti saat Angela ngambek padanya karena merasa Jordan malu menunjukkan kedekatan mereka di hadapan umum dan saat Angela galau karena diajaknya senggama. Kebalikannya dari Jordan, Brian adalah tetangga Angela yang banyak omong pada Angela walaupun agak kikuk. Orang tuanya adalah psikolog Freudian. Dia adalah anak yang pintar secara akademik tapi kurang pandai membawa diri di tengah pergaulan. Kepribadiannya inilah yang kadang membuatnya melakukan tindakan yang justru menimbulkan antipati Angela padahal tindakan itu diniatkannya untuk mengisyaratkan rindu dendamnya pada Angela, seperti saat dia mengomentari pergaulan Angela dan Rayanne atau hubungan Angela dan Jordan.


Di rumah Angela berhadapan dengan orang tuanya dan adiknya.

Pattie, ibunya, adalah seorang perempuan yang punya naluri memegang kendali yang tinggi. Ketika menghadapi persoalan, dia akan mudah terpancing untuk mengatasinya sekalipun kadang itu tidak langsung berkaitan dengannya, seperti saat dia melihat masalah dalam hubungan Rayanne dan ibunya, karir suaminya pasca di-PHK, dan tentu saja tingkah polah Angela. Sikap ini agaknya dipengaruhi juga oleh karena tekanannya sebagai direktur perusahaan percetakan yang diwariskan oleh bapaknya. Ditambah lagi, di situ dia berkedudukan sebagai atasan suaminya. Tapi, sepanjang serial dia mengalami peristiwa-peristiwa yang membuatnya mengendurkan pembawaannya.

Graham, bapak Angela, adalah gambaran lelaki dewasa yang di kulitnya tampak santai tapi di balik itu hanyut oleh hidup dan memendam kegelisahan tentang arah hidupnya. Di awal-awal serial dia sempat memiliki hubungan terlarang dengan seorang perempuan tapi kemudian dia memutuskannya. Walaupun dia berusaha bekerja sebaik mungkin sebagai pegawai istrinya, jauh di lubuk hatinya dia merasa tidak nyaman dengan keadaan itu. Dia sebenarnya memiliki hasrat untuk menjadi koki. Dia memang seorang koki yang handal sebagaimana tampak dalam pujian banyak tokoh atas masakannya. Makanya, setelah dia di-PHK, atas dorongan istrinya, dia ikut kursus memasak. Bahkan, kemudian dia terlibat dalam bisnis memasak. Dalam kaitannya dengan anaknya, dia biasanya menjadi sosok penengah antara istri dan anak-anaknya.

Danielle, adik Angela, adalah gadis yang sangat sadar dengan apa-apa yang terjadi di sekitarnya tapi dia menyadari kedudukannya sebagai anak kecil sehingga dia menutup mulutnya. Meskipun demikian, dia sering membuat komentar-komentar yang nyelekit tapi lucu, khususnya tentang hal-hal yang berkaitan dengan hubungan orang tuanya dan Angela. Sangat terasa dia memiliki semacam kecemburuan atas kasih sayang orang tuanya. Bahkan, pada suatu Halloween dia memakai kostum yang menyerupai Angela untuk mengejek kakaknya itu sekaligus menyindir orang tuanya. Renungan terdalamnya tampak pada suatu episode yang dinarasikan olehnya, bukan oleh Angela sebagaimana biasanya.


Sepanjang serial persahabatan antar tokoh remajanya berkembang sedemikian rupa.

Angela pertama-tama memilih untuk berteman dengan Rayanne karena mempertanyakan identitasnya selama berteman dengan Sharon. Hubungan mereka makin erat setelah Rayanne makin terlibat dalam rindu dendamnya terhadap Jordan. Pada awalnya Rayanne hanya menjembatani hubungan itu. Tapi, ketika Angela dan Jordan sudah jadi, karena pengaruh alkohol dan masalah rumahnya Rayanne bahkan secara insidental menjadi orang ketiga di antara mereka. Persahabatan mereka sebenarnya bukan suatu niatan sepihak. Rayanne sendiri berteman dengan Angela karena dia memujanya, bahkan pada suatu episode terungkaplah bahwa Rayanne ingin menjadi seperti Angela. Persahabatan mereka memicu konflik antara Sharon dan Rayanne karena Sharon merasa Rayanne membawa pengaruh buruk bagi Angela selain karena dia merasa cemburu temannya diambil orang lain. Seiring berjalannya serial konflik itu justru membuat mereka menjadi teman berantem memperdebatkan Angela. Pertengkaran itu berubah menjadi suatu ekspresi pertemanan mereka. Awalnya, ketika Angela menyadari hubungan mereka, mereka menyangkal dengan keras. Tapi, perlahan-lahan mereka mulai mengakuinya secara tidak langsung.

Konflik juga menjadi awal pertemanan Brian dan Rickie. Sebelumnya, mereka sudah kenal karena Brian suka muncul kalau dia dan Rayanne mengobrol dengan Angela. Tapi, hal yang kemudian menjadi penanda persahabatan mereka adalah suatu insiden meletusnya pistol di sekolah. Mereka sama-sama menjadi pihak yang tertekan karena insiden itu. Keakraban mereka semakin erat setelah Rickie menyadari bahwa Brian menaruh hati pada Angela. Dia bahkan mendorongnya untuk mengakui perasaannya itu pada Angela. Soal cinta, mereka bahkan berkonflik lebih jauh lagi. Bersamaan dengan Brian patah hati oleh Angela, seorang gadis jatuh hati pada Brian. Dia menjadikan gadis itu pelarian. Saat gadis itu menyadarinya, gadis itu menemukan sosok pelipur pada diri Rickie. Lalu, gadis itu sungguh-sungguh jatuh cinta pada Rickie. Setelah itu, Brian yang menyesali tindakannya selalu berusaha bersikap manis tiap kali gadis itu mengajak ngobrol Rickie yang kebetulan sedang nongkrong dengan dia. Terlepas dari itu, mereka kemudian menjadi sangat akrab. Keakraban ini dengan kocak digambarkan oleh suatu adegan ketika mereka berdua duduk bersama dan saling curhat. Tapi, curhatan itu tidak nyambung tapi seakan-akan mereka saling menanggapi dan nyambung.

Brian memiliki hubungan musuh sahabat dengan Jordan. Sejak awal dia menyadari bahwa Angela naksir pada Jordan. Tiap kali dia melihat Angela memendarkan rasa itu dia selalu menunjukkan rasa tidak suka. Suatu ketika karena masalah akademik Jordan, mereka menjadi tutor sebaya. Itu bertepatan dengan merenggangnya hubungan Jordan dan Angela. Saat itulah Jordan banyak bercerita tentang Angela. Brian sendiri kemudian luluh, bahkan dia membantu Jordan menulis surat permohonan maaf untuk Angela yang sebenarnya berisi pengungkapan perasaannya pada Angela. Selama tutor sebaya itu Jordan mengajari Brian cara mendekati gadis-gadis.

Persahabatan Angela, Rayanne, dan Rickie pun memiliki dinamika tersendiri. Pada awalnya Angela lebih dekat dengan Rayanne. Rickie hanya tampak seperti bayang-bayang Rayanne. Tapi, kemudian tampaklah bahwa Rickie lebih banyak menunjukkan simpatinya pada keadaan Angela. Rayanne lebih suka meledek kesentimentalan Angela. Saat Jordan berselingkuh dengan Rayanne, Rickie menjadi pembela Angela. Saat Rickie diusir dan ditinggalkan keluarga pamannya, Angela membujuk orang tuanya supaya mau menampung Rickie untuk sementara.

Urusan-urusan tokoh yang kadang pada awalnya tidak bersinggungan kemudian bergesekan sehingga mengintenskan dinamika hubungan mereka. 


Selain cinta remaja yang sederhana antara Angela dan Jordan, serial ini juga menunjukkan cinta dewasa yang lebih rumit, yaitu hubungan Pattie dan Graham. Pattie sering merasa hubungannya dengan Graham hambar. Keadaan ini diperumit juga oleh timpang-tindihnya status mereka sebagai suami-istri dan bos-pegawai. Makanya, setelah dia memecat Graham, dia bisa melihat lebih jernih hubungan pribadi mereka. Meskipun demikian, sejak awal serial dia selalu berusaha untuk menyegarkan kembali hubungan mereka yang kadang dibantu oleh saran-saran dari sahabatnya, ibu Sharon. Mulai dari bersama mengikuti kursus dansa ballroom, berlibur ke suatu resor ski, mendanai Graham untuk ikut kursus memasak, sampai mengajak Graham untuk melakukan eksperimen hubungan seks dengan memakai borgol dan yang semacamnya. Di sisi lain, Graham kadang merasa Pattie terlalu menyetir hidupnya lewat cara-caranya mendukungnya. Kesadarannya akan kedudukan ekonomi mereka pun berpengaruh pada penilaian mereka atas Pattie. Perselingkuhan Graham pada awal-awal serial menunjukkan bahwa dia merasa terhambat untuk berbicara dengan Pattie karena, sebagaimana pengakuannya, dia baru sebatas mengobrol intens dengan selingkuhannya itu. Menjelang akhir-akhir serial pun benih-benih perselingkuhan mulai tumbuh lagi. Kali ini orang ketiga itu adalah salah satu kenalan Graham di kursus memasak. Dalam kasus ini, perempuan itulah yang agresif mendekati Graham walaupun di kulitnya tampak bahwa pendekatan itu lebih berkaitan dengan dukungannya atas kemahiran memasak Graham –perempuan itu bersedia mendanai restoran yang dijurumasaki Graham. Pattie sendiri sempat mencium perselingkuhan itu karena pendapat sahabatnya tentang teman kursus memasak Graham itu. Terlepas dari itu, Pattie sebenarnya sangat mencintai Graham, sebagaimana tampak dalam tindakan-tindakannya. Hanya saja pembawaannya yang ingin memegang kendalilah yang agaknya tidak bersambut dengan pembawaan Graham yang santai. Meskipun demikian, sepanjang serial tampak berkali-kali mereka berhasil mengatasi ketegangan suami-istrinya yang salah satu wujud klimaksnya adalah adegan ranjang.

Konflik anak dan orang tua adalah topik berulang dalam serial ini. Yang paling ekstrim dialami oleh Rickie. Awalnya, dia tinggal bersama keluarga pamannya. Tapi, kemudian dia diusir dan ditinggalkan. Selama tinggal pun Rickie sering dipukuli oleh pamannya. Dia sempat menggelandang di suatu gedung terabaikan yang biasa dihuni gelandangan. Angela yang bersimpati membujuk orang tuanya agar menampungnya. Tapi, karena suatu kesalahpahaman, kemudian Rickie merasa menjadi beban bagi keluarga Angela. Di tengah keadaan itu dia ditampung oleh seorang guru yang bersimpati karena kemiripan orientasi seksual mereka. Yang sebenarnya sama ekstrimnya tapi tidak ditonjolkan keekstrimannya adalah Brian. Orang tuanya jarang di rumah. Dampaknya dia kikuk secara sosial. Rayanne juga memilki masalah dengan orang tuanya. Ibunya janda karena bercerai. Ibunya juga seorang peminum. Sikap Rayanne yang ceriwis dan seenaknya tampaknya didapatkannya dari ibunya. Tapi, sikap itu sebenarnya suatu bentuk pertahanan diri belaka karena kemudian ternyata bahwa dia banyak tidak setuju dengan banyak tindakan ibunya. Kekaguman Rayanne atas Angela pun menunjukkan bahwa dia ingin memiliki hubungan anak dan orang tua seperti Angela. Tapi, tentu saja Angela pun memiliki masalah dengan orang tuanya. Ketegangan antara Angela dan ibunya seringkali muncul saat Angela yang gamang akan identitasnya melakukan percobaan-percobaan dengan beragam hal yang menurut ibunya tidak sesuai dengan umurnya, seperti keluar malam pada hari sekolah, atau saat Angela tidak mau menuruti permintaan ibunya karena menurutnya permintaan itu hanya dituruti oleh anak kecil, seperti ikut merayakan Halloween bersama keluarga atau merayakan ulang tahun kakeknya, atau saat Angela terlalu memikirkan diri sendiri. Walaupun hubungan Angela dan bapaknya tidak sebergejolak hubungannya dan ibunya, mereka juga mengalami ketegangan-ketegangan. Hal ini sempat muncul karena Angela merasa tidak disayangi bapaknya tapi sekaligus dia merasa agak risih kalau diperlakukan seperti gadis cilik. Semua orang mengalami ketegangan dengan orang tuanya dalam kadar yang berlainan.

Pencarian identitas atau arah hidup juga topik berulang dalam serial ini. Rayanne adalah kasus yang cukup kompleks dalam hal ini. Di satu sisi, dia meniru selera berpakaian dan gaya hidup ibunya yang agak hippies, ceriwis, penuh percaya diri, dan senang berpesta sebagai suatu bentuk pemujaan seorang anak terhadap ibunya. Di sisi lain, dia berteman dengan Angela karena mendambakan hidup yang lebih tenang sepertinya. Bahkan, saat Angela akhirnya lebih sering nongkrong dengan Jordan, Rayanne mengajukan diri untuk menjadi pengganti vokalis band Jordan supaya bisa sering bertemu lagi dengan Angela. Pembawaannya yang ceriwis juga bisa jadi suatu bentuk mekanisme pertahanan diri. Pada titik-titik terendahnya, seperti saat dia baru sembuh dari overdosis dan setelah dijauhi Angela karena berselingkuh dengan Jordan, dia menjadi sangat kalem. Di balik tingkahnya yang percaya diri itu pun dia tidak percaya diri juga. Saat manggung bersama dengan band Jordan, dia gagal menyanyi saking gugupnya, padahal pada kesempatan lain dia menyanyi dengan percaya dirinya di muka umum. Dia pun merasa gugup saat audisi teater sekolahnya. Lebih dari itu, dia berhasil mendapatkan peran seorang gadis polos, suatu peran yang menurut tokoh-tokoh lain lebih cocok diperankan Angela.

Rickie bergulat dengan konsekuensi orientasi seksualnya. Karena sering memakai riasan yang diidentikkan dengan perempuan, kadang dia digencet teman sekolahnya. Ketegangan antara dia dan pamannya pun dipengaruhi oleh faktor ini. Suatu kali dia ditaksir oleh seorang gadis. Dia merasa senang juga, bahkan sampai berpikir barangkali dia dapat kesempatan untuk menjadi heteroseksual lagi. Tapi, walaupun ditutupinya, dia sempat tersinggung juga saat gadis itu dalam pengakuan cintanya menyinggung-nyinggung orientasi seksualnya.

Graham sering merenungkan arah hidupnya. Dia sering merasa tidak nyaman bekerja di bidang percetakan karena bukan itu yang dia inginkan. Tapi, dia merasa tidak ada jalan lain walaupun dia sadar bahwa dia sangat menghasrati memasak. Ditambah lagi, dia kadang merasa istrinya terlalu menyetir hidupnya. Setelah dipecat oleh Pattie, selama beberapa saat dia merasa seperti orang linglung. Dia mencari lowongan kerja tapi tidak ada yang benar-benar menarik minatnya. Tapi, setelah didaftarkan Pattie ke suatu kursus memasak, dia mulai merasa hidup kembali.

Banyak konflik dialami Angela setelah dia menyadari kegamangan atas identitasnya. Pertemanannya dengan Rayanne dan Rickie pada awalnya tidak disukai Pattie. Perkenalannya dengan dunia Rayanne dan Rickie membuatnya sering menolak permintaan-permintaan ibunya dan membangkang. Meskipun demikian, sampai akhir serial dia tidak mengalami perkembangan yang drastis sebagaimana beberapa tokoh lain.

Dalam serial ini ada tokoh yang berusaha menerima identitasnya walaupun konsekuensinya berat dan ada tokoh yang berusaha menyangkal identitasnya dengan tindakan-tindakan yang kadang ekstrim.

My So-Called Life adalah suatu penyandingan masalah yang dihadapi remaja dan orang tua sehingga tampak bahwa dua kalangan itu mengalami masalah yang serupa dalam intensitas yang berbeda dan cara penyikapan yang berbeda.

Sabtu, 14 Januari 2017

Sekayu - Nh Dini


Judul Buku
:
Sekayu
Penulis
:
Nh Dini
Penerbit
:
Gramedia
Tahun Terbit
:
1994 (terbit pertama kali tahun 1981)



Sekayu berisi serangkaian cinta masa remaja, gelora menulis, melebarnya pergaulan, dan rasa kehilangan yang dialami gadis belasan tahun pada tahun ‘50an di Semarang dan daerah sekitarnya.

Dini, gadis itu, pertama-tama mengalami cinta monyet pada tahun-tahun terakhir sekolah dasar. Dia mendapatkan surat cinta dari seorang teman sekelas. Tapi, sang penulis surat bersikap seakan surat itu tidak pernah ditulis tiap kali dia bertemu dengan Dini. Pada titik ini kebingungan Dini akan rasa cinta dimulai. Lalu, pada kesempatan lain Dini didekati oleh seorang guru yang dikenalnya dalam kegiatan pemberantasan buta huruf. Dalam hubungan ini Dini tidak nyaman karena merasa lelaki itu terlalu mendikte dan memiliki pandangan yang kelewat tradisional tentang perempuan, misalnya perempuan hanya boleh pakai rok sebagai bawahan. Lalu, Dini juga sempat menjadi pemuja rahasia teman Maryam, kakaknya. Tiga pengalaman itu cukup berkesan bagi Dini. Tapi, ketiganya kalah membuatnya mabuk kepayang daripada dua pengalaman cinta selanjutnya. Dua lelaki selanjutnya adalah Marso dan Dirga, kakak-beradik. Yang disebut belakangan adalah yang lebih tua. Marso adalah bintang sekolah sedangkan Dirga tidak terlalu menonjol. Meskipun kemudian lebih dekat dengan Marso, Dini sebenarnya pertama-tama jatuh cinta pada Dirga. Saking jatuh cintanya pada Dirga, Dini sampai melakukan tindakan-tindakan kekanak-kanakan saat dia patah hati, seperti menghindari kegiatan-kegiatan pelajar yang diikuti Dirga juga padahal Dini bisa dibilang aktif juga dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Di sisi lain, rasa sayang pada Marso justru tumbuh perlahan tapi pasti. Peristiwa yang membuat hatinya terbuka pada Marso adalah darmawisata ke Parangtritis. Tapi, pada akhirnya hubungan Dini dan Marso pun membeku pula. Sebagai bintang sekolah, Marso memiliki banyak penggemar. Ada dua yang sangat dekat padanya. Salah satunya marah pada Marso saat melihat kertas lirik yang tulis Dini atas pesanan Marso. Di kertas itu ada gambar yang berbentuk huruf ‘D’ dan ‘M’. Perempuan itu marah karena menyangka Dini sengaja menulis inisial itu sebagai upaya penyelewengan sementara perempuan itu dan Marso sedang dekat-dekatnya. Lalu, yang terakhir adalah Mas Nur. Dia adalah lawan main Dini pada pementasan Eka Kapti. Cintanya tumbuh selama proses garapan. Pada akhirnya kandas juga. Tapi, justru Dini merasa rasa cinta dan patah hatinya pada Mas Nur lebih mendidik ketimbang pada Dirga. Pada masa puber itu Dini mengalami banyak kekecewaan cinta.
Pada masa itu Dini memulai debut menulis profesionalnya. Sebuah stasiun RRI di kotanya memiliki acara sastra. Isinya adalah pembacaan tulisan-tulisan yang diterima redaksi. Pertama-tama, Dini hanya mengirim tulisan-tulisannya saja. Lama-lama Dini juga terlibat sebagai pembaca tulisan-tulisan yang diterima radio tersebut. Pada bagian yang membahas hal ini Dini bicara juga soal motif ekonomi dalam kerja kreatifnya. Dia secara terus terang mengatakan bahwa dia menulis demi uang. Memang, masa-masa awal dia mengirimkan tulisan-tulisannya bertepatan dengan masa-masa paceklik ekonomi keluarga karena baru ditinggalkan ayahnya. Ibunya benar-benar memutar otak supaya mereka sekeluarga memiliki cukup biaya hidup, apalagi setelah Jawatan Kereta Api menolak untuk memberi almarhum ayahnya pensiunan karena dianggap tidak kooperatif selama masa revolusi kemerdekaan dan agresi militer. Tampaknya ini juga salah satu hal yang mendorong Teguh, kakaknya, untuk mengirim tulisan ke radio. Sebelumnya, tidak disebutkan bahwa Teguh memiliki ketertarikan terhadap bidang tulis-menulis. Kemudian mereka sering tampil berdua di radio. Oya, Dini juga sempat mengikuti lomba menulis yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia. Di sisi lain, aktivitas Dini di bidang tulis-menulis terdengar juga sampai sekolahnya. Setidaknya dalam buku ini ada dua guru yang sangat mengapresiasi kiprah Dini dan dianggap berpengaruh pada kiprahnya. Yang satu adalah Pak Purnomo. Dia menyebarkan kabar tentang kiprah Dini ke seantero sekolah. Yang satu lagi adalah Pak Ramuno. Dia dan Dini beberapa kali berdebat tapi mereka akrab. Dia juga adalah salah satu orang yang dipersembahi buku Sekayu oleh Nh Dini. Kehadiran pendukung yang spesifik mendukung bidang yang digeluti seseorang membuatnya lebih bersemangat berkiprah.

Selain mengalami kehilangan yang asam-manis seperti yang dialaminya dengan cinta-cinta monyetnya, Dini mengalami kehilangan-kehilangan yang sepenuhnya pahit. Yang paling utama adalah kematian ayahnya. Tapi, rasa kehilangan ini jadi menonjol justru karena tidak diceritakan. Yang diceritakan hanya pengalaman terakhir kali pergi ke pasar malam bersama ayahnya. Di situ pun yang diceritakan adalah kejadian-kejadian yang lucu. Misalnya, Teguh yang terpencar sendiri sampai sekeluarga kerepotan mencari-carinya, tapi saat akhirnya ditemukan dia malah sebenarnya sedang senang-senang sendiri. Juga, kekonyolan-kekonyolan ayahnya selama di pasar malam. Tidak ada adegan yang menggambarkan kematian ayahnya atau pemakaman. Hanya disebutkan bahwa adegan ke pasar malam itu adalah pengalaman terakhir bersama ayahnya. Memang, kadang tidak menceritakan sesuatu adalah salah satu cara bercerita yang dahsyat. Kehilangan lainnya dialami Dini saat Maryam menikah. Berbeda dengan saat Heratih, kakaknya sulung, menikah dengan Utono, saat Maryam menikah Dini justru tidak ingin berada di tempat resepsi. Dia malah bersembunyi di tempat rahasia di kebun dekat rumahnya saat resepsi dilaksanakan. Di sana dia membaca. Dia pun merasa tidak sreg dengan lelaki pilihan Maryam karena menurutnya lelaki itu tidak bisa mengambil hatinya sebagaimana Utono saat dulu hendak menikahi Heratih. Maryam sendiri adalah kakaknya yang paling dekat dengannya. Dini merasa pernikahan itu berarti kepergian Maryam dari keluarganya. Di antara semua kehilangan yang dialaminya, justru Dini memilih kisah paling ceria untuk menggambarkan sikapnya atas kehilangan yang paling tidak mungkin dielakkan.

Melebarnya pergaulan Dini pertama-tama disebabkan oleh semakin dia dewasa. Dia sudah SMP. Dia aktif dalam kegiatan-kegiatan pelajar. Dia menjadi salah seorang penampil dalam acara pembukaan Panca Lomba Sekolah Menengah Seluruh Indonesia, bahkan bersalaman dengan Bung Karno, peristiwa yang hanya dijadikan ledekan oleh ibunya. Karena kiprahnya di bidang menulis, dia makin mengenal banyak orang. Dia menjadi akrab dengan orang-orang RRI Semarang. Dia juga bersurat-suratan dengan seorang pelukis Yogya, Rusli. Kegiatannya di Eka Kapti pun berkembang, bahkan dia sempat menjadi aktor dalam salah satu pementasannya. Dia juga sempat terlibat dalam kegiatan pemberantasan buta huruf di lingkungannya, bahkan dia menjadi punggawa dalam mengajak perempuan-perempuan dewasa untuk menjadi peserta. Di sisi lain, pelebaran pergaulan ini didorong juga oleh keadaan rumah Dini. Ayahnya sudah meninggal. Maryam dan Nugroho kuliah di UGM. Di rumah keluarganya hanya ibunya dan Teguh, walaupun ada beberapa anak indekos. Peristiwa di rumah lebih sedikit jumlahnya daripada peristiwa di luar rumah. Sekayu menjadi penanda terbangnya Dini dari rumahnya.

Sekayu adalah kisah tentang siapa-siapa yang datang dan pergi dalam hidup Dini pada masa dia melebarkan sayapnya dari rumah sambil diliputi gejolak kawula muda.